“”BLT UMKM Rp 2,4 Juta Tahap 3 Segera Dibuka””

  • Whatsapp

“”BLT UMKM Rp 2,4 Juta Tahap 3 Segera Dibuka””

ROTE NDAO- PENA NTT– Berbagai jenis bantuan dikucurkan pemerintah sebagai bentuk dukungan kepada masyarakat selama pandemi Covid-19, Segera Dibuka.

Bacaan Lainnya

Sesuai dengan berita yang di Tulis jateng.com, Diketahui bahwa Bantuan Presiden untuk pelaku UMKM di seluruh Indonesia kali ini diberikan kembali karena bantuan tahap 1 dan 2 masih jauh dari kebutuhan,

Dari 28 juta pelaku UMKM yang mendaftar, pemerintah hanya dapat menjangkau 12 juta pelaku usaha. Sangat jauh bukan? Namun, bantuan periode ini hanya dikhususkan bagi pedagang UMKM yang belum terdaftar, dan belum tersentuh bantuan tahap 1 dan 2.

Ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi jika kamu ingin mendapatkan Banpres UMKM tersebut. Pertama, kamu harus berkewarganegaraan Indonesia, serta memiliki KTP dan NIK.

Pastinya, harus memiliki usaha dan Mengisi formulir pendafataran banpres UMKM, Jangan lupa untuk melampirkan fotocopy rekening dan SKU yang bisa didapatkan melalui kelurahan/desa setempat.

Jika seluruh persyaratan terpenuhi, kumpulkan persyaratan ke Dinas Koperasi terdekat di kota kamu. Cek informasinya secara berkala untuk mengetahui apakah kamu lolos persyaratan atau tidak.

Diharapkan Mampu Mendukung Pertumbuhan Usaha Kecil dan Menengah, Bantuan sebesar Rp2,4 juta ini tentu saja disambut baik oleh masyarakat.

Eddy Satriya selaku Deputi Restrukturisasi Usaha Kementerian Koperasi dan UKM pun ikut mendukung pemberian bantuan ini. Dia berharap dengan diberikannya bantuan tersebut kepada UMKM, maka semangat berusaha UMKM di Indonesia akan bangkit.

Selain mendukung pemberian bantuan UMKM, KemenkopUKM akan terus berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan dukungan pada UMKM di sekitar agar terus berjuang di tengah masa pandemi.

Mengenai target penerima bantuan, Hanung menyebutkan, pihak Kemenkop UKM mengusulkan jumlah penerima sama dengan tahun 2020 yaitu 12 juta pelaku UMKM.

“Kalau kita mengajukan sama dengan tahun ini, karena perkiraan (informasi dari salah satu penelitian) yang belum bankable itu 22 juta (pelaku UMKM),” ujar Hanung.

“Tentunya sekrang lebih banyak lagi, dengan adanya Covid-19. Jadi kita usulkan 12 juta lagi, jadi totalnya 24 juta,” tambah dia.

Bantuan BLT UMKM ini ditujukan kepada pelaku UMKM yang belum pernah mendapatkan atau menerima bantuan peminjaman atau sejenisnya dari pihak perbankan (unbankable).

“(Bantuan diberikan) satu kali yang belum dapat, kan yang belum dapat banyak. Sasaran kami yang belum bankable,”  Sementara bagi yang sudah mendapatkan bantuan dan berhasil menjalankannya, lanjut dia, didorong untuk program KUR super mikro.

Hanung memaparkan, berdasarkan evaluasi program BLT UMKM tahun ini, bantuan yang diberikan kepada pelaku UMKM cukup efektif. Menurut dia, sekitar 80-90 persen penerima menggunakan dana bantuan untuk produksi.

“Sedikit sekali yang digunakan untuk kepentingan lain seperti konsumsi,” tuturnya.

Syarat pendaftaran BLT UMKM, Kementerian Koperasi dan UMKM hanya bisa dilakukan secara luring atau offline. Selain itu, karena tidak semua pelaku UMKM bisa mendapat bantuan, ada beberapa syarat yang juga perlu diperhatikan, yaitu: WNI dan mempunyai Nomor Induk kependudukan (NIK) yang dibuktikan dengan surat usulan dari pengusul
Tidak sedang menerima kredit modal dan investasi dari perbankan
Bukan berasal dari anggota aparatur sipili negara (ASN), TNI/Polri, dan pegawai BUMN/BUMD
Selanjutnya pelaku UMKM dapat mengajukan diri ke Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah (Kadiskop UKM) kabupaten atau kota masing-masing.

Saat mendaftar, pelaku UMKM harus membawa sejumlah berkas yang dibutuhkan, yaitu: NIK, Nama lengkap, KTP, Alamat tempat tinggal, Bidang usaha, Nomor telepon, Jika tempat usaha berbeda dari domisili, maka pendafar harus meminta surat keterangan usaha (SKU) dari desa setempat./JQ.jateng.com

Pos terkait