Diduga Kerja asal Jadi, Tanggul Penahan Pantai Telindale Ambruk.

  • Whatsapp

ROTE NDAO – PENA NTT, Pekerjaan  Penanggulangan Abrasi Pantai Telindale  Tahun Anggaran 2020  oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Rote Ndao, melalui Satuan Kerja Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang senilai  Rp. 586.300.000,-  yang dikerjakan CV. Yefalmax belum usai masa pemeliharaan akhirnya ambruk.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan informasi yang dihimpun wartawan dari salah satu warga setempat Seprianus mengatakan

Pada Selasa (23/2/2021) kurang lebih pukul  02.00 Wita dini hari tanggul tersebut roboh, kemungkinan diakibatkan  dari curah hujan tinggi sehingga tanggul penahan ditempat objek wisata Telindale, Desa Maubesi, Kecamatan Rote Tengah, Kabupaten Rote Ndao mengalami longsor/ambruk

Ironisnya Proyek tersebut baru dikerjakan tahun lalu, bahkan masih dalam masa pemeliharaan, sebagai masyarakat biasa saya berpikir bahwa kemungkinan pembangunan ini tidak melalui perencanaan yang matang, dan terkesan asal jadi sehingga begitu curah hujan tinggi langsung saja roboh ini sangat disayangkan sekali ujarnya

Masih kata dia Anggaran ratusan juta seolah olah sia sia untuk terbawa air,kami sebagai warga sangat menyangkan hal ini keluhnya.

Apalagi kejadian sekarang bukan karena faktor bencana Alam atau force majeure sehingga hal ini tidak  bisa dijadikan alasan pada masa pemeliharaan yang sedang berjalan, namun ini akibat dari perencanaan yang sangat tidak matang ditambah pekerjaan asal jadi oleh Kontraktor sehingga hasilnya seperti ini

Sementara itu di saat yang berbeda Kontraktor pelaksana Direktur CV YEVALMAX, Matias Siokain ketika di konfirmasi Wartawan pada Selasa (23/2/2021) sore mengatakan, bahwa memang pekerjaan tersebut roboh dan itu akibat diterjang banjir dan pihaknya siap bertangung jawab, karena masih dalam masa pemeliharaan.

Pantauan media ini di lokasi Tanggul yang roboh terlihat hadir Pemerintah Kecamatan, Kepala desa Maubesi, beberapa Anggota DPRD Rote Ndao, Konsultan pengawas proyek, Anggota Polsek Rote Tengah maupun Penyidik Tipikor Polres dan sat Intelkam Polres Rote Ndao, bersama sama sedang melakukan peninjuan Lokasi Proyek ambruk.

Hingga berita ini diturunkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) belum ada yang berhasil di konfirmasi.JQ

Pos terkait