Diduga Penundaan Serah Terima Jabatan Kades Papela terkait Pelanggaran Prokes dan Tipikor.

ROTE NDAO-PENA NTT,  Hasil Pelantikan Kepala desa Terpilih di wilayah Rote Timur beberapa waktu Lalu Hari ini sabtu,13/03/2021 dilakukan Serah Terima di Kantor camat Rote Timur.

Dari hasil Pelantikan 5 Desa di wilayah Rote Timur Hanya 4 desa yang dilakukan serah terima dari Pejabat lama kepada  Pejabat baru

Read More

Sesuai Keputusan  Bupati Rote Ndao  dengan nomor  : 55, 56, 57, 58/KEP/HK/ 2021, tanggal 29 januari 2021, tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Desa Matanae, Lakamola, Mukekuku dan Batefalu, tanpa desa Papela

Momentum pada hari ini 13/03/2021 yakni yaitu Serah Terima Tim Penggerak PKK masing- masing desa dan serah Terima Jabatan Kepala Desa di antaranya  Ds. Matanae, R.D Teluain,SH Ds. Lakamola Sefnat Danial Bolla, Ds Mukekuku Desri H. Suki dan Ds. Batefalu Gersom Dafa,SH

Dalam acara serah terima kali ini ada banyak pertanyaan yang timbul akibat dari saat pelantikan kecamata Rote timur ada 5 desa yang dilantik tapi saat serah terima Jabatan hanya 4 desa, minus Haji Sugiarto Ashari Kades Papela, Ada apa sebenarnya rasa penasaran dari berbagai pihak bertanya tanya.

Sedangkan  dalam sambutan camat Rote Timur Reflly Therik, mengatakan bahwa untuk  desa Papela  akan menyusul serah terimanya.

cukup saya sampaikan 1 desa akan menyusul tak usah tanya-tanya lagi kenapa? Tegas Refly.

Saat selesei serah terima selesai,  media ini mencoba kembali mempertanyakan kepada camat Rote Timur Reflly Therikh, terkait penundaan serah  terima Kades Papela, ia mengatakan bahwa, “saya  hanya mendapat petunjuk dari kabupaten untuk melakukan serah terima 4 kades kalau terkait penundaan serah terima kades Papela saya tidak tau.

Di tempat terpisah, Maneleo Desa Papela, Jishard Bakuama menyampaikan bahwa Kades Papela terpilih diduga melanggar protokol kesehatan di tengah maraknya pemerintah gencar melakukan upaya pencegahan mata rantai penyebaran virua covid-19 tapi Kades Papela seolah- olah mengabaikan pernyataan yang disepakati bersama Para Kades dan Pemerintah Kab Rote Ndao terkait larangan Konvoi,  Kumpul Kumpul masa setelah pelantikan, yang berpotensi muncul Cluster Baru Penyebaran covid-19, Tapi nyatanya Haji sugiarto Ashari dan pendukungnya  menganggap sepele pernyataan itu, dan seolah olah melawan Instruksi Bupati Rote Ndao.

Kesempatan yg sama juga disampaikan oleh Tokoh Agama desa Papela Marjuki Lauwoie  bahwa Presiden secara serius menyampaikan telegram kepada masing-masing pimpinan kepolisian agar melakukan proses hukum bila yang melanggar prokes, artinya bukan sekedar bertindak tegas tapi “proses hukum”.

Acara serah terima dihadiri oleh Camat Rote Timur Reflly Therikh, ketua Tim Penggerak PKK Kec Rote Timur, Kades Terpilih dan Ibu, Saksi, dan Sekretaris masing-masing desa/AHA

Related posts