Hak Jawab Kuasa Hukum KSP Bintang Rajawali Sejati

  • Whatsapp

ROTE NDAO-PENA NTT, Terkait  Pemberitaan media ini dengan Judul, Ditemukan Bukti baru, Kapal Penangkap ikan di Rote Ndao, Telah di perjual belikan, serta Berita dgn Judul Lenci Pello: Jangan Jadikan Kami Kelinci Percobaan.

Berdasarkan judul di atas dan Hasil Risalah Dewan Pers No 96/Risalah-DP/X/2021, tanggal 8 Oktober 2021 maka, Manager Bintang Rajawali Sejati, Welem Paulus lewat Kantor Advokat & Konsultan Hukum Yosef Robert Ndun,SH,MH & Rekan mengajukan hak Jawab terkait pemberitaan tersebut.

Bacaan Lainnya

surat Hak Jawab yang di terima media ini, Rabu, 13 Oktober 2021, sekitar Pukul 17.00 wita dengan Nomor : 024/HJ/X/YRN/2021 Rote, Tanggal 12 Oktober 202 1 yang ditujukan kepada
Pimpinan Redaksi / Penanggung Jawab Media Siber Pena Ntt , ini berbunyi  :

Dengan Hormat,

Berdasarkan Keputusan Risalah Dewan Pers tertanggal 8 Oktober 2021dengan Nomor : 96/ Risalah-DP/X/2021 tentang Pengaduan Wellem Paulus terhadap Media Siber Penantt.com, maka dengan ini kami menyampaikan Hak Jawab sebagai berikut:
1. Bahwa klien kami Koperasi Bintang Rajawali Sejati tidak pernah melakukan jual-beli Kapal Penangkap Ikan di Rote Ndao  sehingga bilamana terdapat oknum / pihak yang memberikan informasi tentang penjualan Kapal Penangkap Ikan maka dipastikan itu adalah perbuatan fitnah dan/ atau bohong dan dapat terkategori tindakan pidana ;
2. Bahwa Koperasi Bintang Rajawali Sejati tidak pernah mendapatkan uang bantuan dari Kementerian KKP dan/ atau Kementerian manapun sehingga informasi yang disampaikan oleh Saudari Lenci Pello adalah tidak benar dan bohong ;
3. Bahwa Saudari Lenci Pello memang pernah mendaftar sebagai anggota Koperasi Bintang Rajawali Sejati dengan membentuk Kelompok, namun setelah dilakukan verifikasi dan uji kelayakan justru tidak memenuhi persyaratan oleh karena saudari Lenci Pello tidak pernah melakukan kewajibannya dan tidak memenuhi uji kelayakan sebagai anggota Koperasi, sehingga dengan sendirinya saudari Lenci Pello tidak diterima sebagai anggota Koperasi Bintang Rajawali Sejati ;
4. Bahwa Koperasi Bintang Rajawali Sejati tidak berkecimpun dalam usaha Kapal Penangkap Ikan ;
5. Bahwa diminta kepada Pimpinan Redaksi agar demi terpenuhinya informasi yang akurat dan berimbang, maka sekiranya kedepan tidak membuat opini yang bersifat untuk manghakimi apalagi menyerang pribadi yang tidak berdasar ;
6. Wajib bagi Pimpinan Redaksi / Penanggung Jawab untuk melakukan permintaan maaf  kepada klien kami sebagaimana hasil keputusan bersama dan/ atau Keputusan Dewan Kode Etik Pers ;
7. Bahwa dengan adanya hak jawab ini diiharapkan masyarakat / publik dapat mengetahui kebenaran hukum sehingga tidak menimbulkan pemikiran-pemikiran negatif yang dapat merugikan klien kami baik secara material maupun non material  ;

Demikian surat hak jawab ini kami buat, atas perhatian dan bantuannya dihaturkan limpah terima kasih.

Untuk diketahui sebelumnya telah diberitakan berturut-turut sesui informasi keluhan Masyarakat terhadap media Online Penantt.Com tertanggal 29 Juni 2021 dengan judul “15 Juli 2021 dengan judul “Ditemukan Bukti Baru, Bantuan Kapal Penangkap Ikan Di Rote Ndao Telah Diperjualbelikan” dan  pada tanggal 26 Juli 2021 dengan judul “Terkait Kapal Penangkap Ikan, Lenci Pello: Jangan Jadikan Kami Kelinci Percobaan.

Berdasarkan berita awal yang diadukan Oleh welem Paulus, dan dinilai oleh Dewan Pers, Media ciber Penantt.com melanggar Kode Etik Jurnalistik.

Untuk itu saya atas nama Redaksi  Penantt.com memohon maaf kepada Saudara Welem Paulus dan Juga masyarakat pembaca.(Pimred Penantt.com)

https://www.penantt.com/terkait-kapal-penangkap-ikan-lenci-pello-jangan-jadikan-kami-kelinci-percobaan/

https://www.penantt.com/ditemukan-bukti-baru-bantuan-kapal-penangkap-ikan-di-rote-ndao-telah-diperjual-belikan/

Pos terkait