Kasus Dugaan Percabulan Anak, Oleh Oknum Pegawai PDAM (FJR) saat Nonton Futsal Block M Cup diselesaikan secara Restorative Justice.

ROTE NDAO-PENA NTT, Dugaan Percabualan/pelecehana seksual Terhadap 3 orang anak Oleh oknum Pegawai PDAM, FJR di selesaikan secara Restorative Justice.

Hal itu di sampaikan Oleh  Kasie Humas Polres Rote Ndao, AIPTU Anam Nurcahyo,S.IP, ketika di hubungi media ini lewat pesan whats app, Rabu 29/06/2022, sekitar pukul 19.00 wita.

Read More

Menurut Anam, berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP / B / 31 / VI / 2022 / Sek LBN / Res RN / Polda NTT, tanggal 22 Juni 2022, dilakukan mediasi/Restorasi Justice oleh pihak polsek lobalain Di ruang Unit Reskrim Polsek Lobalain Polres Rote Ndao, Senin, tanggal 27 Juni 2022, sekitar pukul 11.00 Wita.

Dan yang hadir saat mediasi adalah, HL (Pelapor/orang tua korban an. FL),            I ( orang tua korban an. SAB ), OAB.          ( orang tua korban an.NHB) FJR ( Pelaku), SA ( istri pelaku/saksi perdamaian ) ADAM LANI ( Saksi perdamaian dari PDAM),ARTJEMS BESSIE ( Saksi perdamaian ), DIDIK P.B MESSAKH, ST.      ( Saksi perdamaian  Selaku Direktur PDAM), AIPDA I MADE BUDIARSA,SH       ( Mediator / Kanit Reskrim Polsek Lobalain ), Dan BRIPKA THOMAS F.S KIAK, S.H ( mediator / Banit Reskrim Polsek Lobalain)

Berdasarkan hasil mediasi dan kesepakan Restorasi Justice di simpulkan, di lakukakan perdamaian dengan dengan kesimpulan sebagai berikut:

1. Terlapor/pelaku mengakui perbuatannya yg telah melakukan tindakan percabulan terhadap para korban dan meminta maaf kepada para orang tua korban sehingga orang tua dari para korban bersedia menerima permintaan maaf dari terlapor/pelaku.

2.Telah di lakukan pemulihan atas hak-hak korban oleh terlapor/pelaku berupa denda adat, dll. Serta terlapor juga berjanji tidak akan mengulangi perbuataannya tersebut dikemudian hari sehingga telah dibuat pernyataan secara tertulis

3.pihak korban dalam hal ini orang tua dari para korban bersedia untuk tidak memperpanjang permasalahan yang sudah dilaporkan di Polsek Lobalain dan juga bersedia terhadap perkara tersebut dilakukan Proses Restorasi Justice sehingga pihak korban telah membuat surat permohonan penarikan kembali laporan polisi yang di tujukan kepada Kapolsek Lobalain.

4. Atas kesepakatan antara kedua belah pihak tersebut untuk penyelesaian perkara dilakukan secara Restorasi justice sehingga kedua belah pihak membuat Surat Kesepakatan Perdamaian dan Surat Pernyataan bahwa perkara diselesaikan secara Restorasi justice.

Berdasarkan Hasil Mediasi bahwa telah disepakati penyelesaian pe secara kekeluargaan.sehingga berdasarkan Perpol No. 8 tahun 2021 tentang Penanganan Tindak pidana Berdasarkan Keadilan Restorative Justice maka telah dibuatkan, BA Permintaan Keterangan / Klarifikasi terhadap pihak pelapor/korban, tersangka dan saksi-saksi. dan Surat Kesepakatan Perdamaian. ucap anam sesuai realese tertulis yang diterima media ini.(PN.01)

Related posts