Pemda Rote Ndao Sikapi terkait Masalah Rapid test Antigen di Pelabuhan Panbar.

  • Whatsapp

Foto : dr. Nelly F Riwu, Kepala Dinas Kesehatan Kab.Rote Ndao

ROTE NDAO-PENA NTT, Terkait tidak adanya klinik maupun fasilitas rapid antigen di Pelabuhan pantai baru, senin 09/08/2021, yang menyebabkan aksi protes para Pelaku perjalanan dari wilayah Timur Rote ke Kupang yang menggunakan  kapal ASDP, akhirnya di sikapi Pemda Rote Ndao.

Bacaan Lainnya

Sesuai Surat yang di keluarkan sekretariat Daerah Rote Ndao dengan nomor 440/758/Dinkes 4.3 tanggal, 9 agustus 2021, perhal Pelayanan rapid Antigen yang sempat di terima media ini, mengatakan bagi pelaku perjalanan  Yang menggunakan Kapal Penyebrangan di Pelabuhan ASDP pantai baru Dapat melakukan rapid test Antigen pada Puskesmas Korbafo Pantai baru.

Dalam isi surat yang di tandatangani oleh Asisten Administrasi umum, Jermy M Haning,PhD ini, turut di jelaskan bahwa Mulai Kamis 12/08/2021, pelaksanaan Rapid di Halaman UPTD Puskesmas Korbafo mulai pukul 08.00s/d14.00wita setiap hari kerja kecuali hari minggu dan hari libur Nasional.

Sedangkan pada poin 2 Surat tersebut pelayanan di Puskesmas Korbafo di khususkan bagi pelaku perjalanan dari Kec. Rote Tengah, Pantai Baru, Rote Timur dan Landu Leko, dengan kuota 100 orang/hari, sedangkan dari Kecamatan lain dapat melakukan rapid Antigen pada RSUD Ba’a. dengan biaya Rp.100.000/Orang.

Kapolres Rote Ndao, AKBP Felli Hermanto,S.IK,M.Si, ketika di konfirmasi Lewat Kasubag Humas Polres Rote Ndao AIPTU, Anam Nurcahyo,S.IP, terkait Permasalahan Rapid test Antigen mengatakan, Klinik Polres Rote Ndao juga melayani masyarakat Umum di Polres Rote Ndao, dengan harga Rp. 100.000/orang tapi tempatnya di Polres Rote Ndao.

“Silakan masyarakat umum yang mau rapid antigen bisa ke Polres untuk rapid, Karna kami mau ikut membantu masyarakat umum, bahkan sudah berjalan beberapa bulan terakhir” ucap Kasubag Humas.

Sedangkan Kadis Kesehatan Kabupaten Rote Ndao, dr. Nelly F Riwu, ketika di konfirmasi lewat telepon seluler, senin 09/08/2021, membenarkan hal tersebut, menurut kadis, permasalah di pantai baru senin kemarin di sebabkan karna lemahnya koordinasi antara operator Pelayaran, Pihak Pelabuhan dan kami, tapi senin kemarin sudah di antisipasi lewat puskesmas Eahun Rote Timur.

Sedangkan mulai kamis,12/08/2021 kami akan melayani di Puskesmas Korbafo Pantai baru dengan kuota 100 orang/hari, dan di buka pukul 08.00 s/d 14.00 wita,

“kalau mau berangkat pagi dengan KMP Garda maratim 3 ya harus rapid satu hari sebelum, karena kapal berangkat jam 08.00 wita, jadi jangan jam 6 pagi trus paksa orang puskesmas untuk layani, kan rapid berlaku 1×24 jam jadi masih bisa di pakai, kalau mau brangkat hari libur dan hari minggu ya sama, harus rapid sehari sebelum” ucap kadiskes alumni SMA Negeri 1 Baa Tahun 1993 ini.

Sebelumnya beredar dua video, dengan durasi 2, 49 menit dan 4,49 menit, di media sosial facebook yang di posting oleh akun facebook dgn nama Pena NTT, yang mana dalam video tersebut terjadi aksi protes warga dari wilayah timur rote yang akan melakukan perjalanan terkendala rapid test di pelabuhan ASDP Pantai baru.

Dalam video tersebut masyarakat minta untuk tetap di berangkatkan walaupun tanpa rapid, karena fasilitas untuk rapid tidak di sediakan di pelabuhan./PN.01

Pos terkait